Kata Pengantar
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi rahmat serta karunia-Nya kepada kami untuk menyelesaikan tugas semester Seni Rupa yaitu “Laporan Kunjungan Pameran Seni Rupa Murni”.
Kami ucapkan terima kasih kepada
1. Bapak Drs. Tulus Raharja selaku Kepala Sekolah dan pelindung pembuatan laporan ini.
2. Bapak Drs. Sembiring yang telah membimbing kami.
3. Semua pihak yang telah membantu terwujudnya laporan ini.
Laporan ini dibuat untuk memenuhi syarat-syarat Seni Rupa.
Kami menyadari laporan ini belum sempurna. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran demi tercapainya laporan yang lebih baik.
Penulis,
Daftar Isi
Cover ...................................................................................................................
Cover dalam .............................................................................................................
Kata pengantar .......................................................................................................
Daftar isi ...................................................................................................................
Pembahasan ............................................................................................................
Tempat tanggal lahir
Alamat
Alumni
Penghargaan yang pernah diterima
Titik tolak penciptaan karya
Media
Tehnik
Opini ....................................................................................................................
Kesimpulan
Kesan dan pesan
Manfaat
Lampiran .....................................................................................................................
Cover belakang
Pembahasan
Nama lengkap: Affandi Koesoema (almarhum)
Tempat tanggal lahir: Cirebon, Jawa Barat, tahun 1907
Alamat: Museum Affandi, Jl. Solo 167 Yogyakarta
Alumni: Otodidak
Pengalaman berpameran
1. Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, Brazil, 1966)
2. East-West Center (Honolulu, 1988)
3. Festival of Indonesia (AS, 1990-1992)
4. Gate Foundation (Amsterdam, Belanda, 1993)
5. Singapore Art Museum (1994)
6. Centre for Strategic and International Studies (Jakarta, 1996)
7. Indonesia-Japan Friendship Festival (Morioka, Tokyo, 1997)
8. ASEAN Masterworks (Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, 1997-1998)
9. Pameran keliling di berbagai kota di India
10. Pameran di Eropa: London, Amsterdam, Brussels, Paris, Roma
11. Pameran di benua Amerika: Brazilia, Venezia, São Paulo, Amerika Serikat (±1957)
12. Pameran di Australia
13. Pameran tunggal di World House Gallery, New York
14. Tahun 1970 mengikuti pameran Modern Indonesian Art di Indonesia Pavillion, Expo ’70, Osaka – Jepang
15. Pameran tunggal pertama di Gedung Poetera Djakarta (Jakarta, 1943)
16. Tahun 1973 mengikuti Biennial Exhibition di Sydney, Australia
17. Antara tahun 1979-1983 mengadakan pameran keluarga di Medan, Jakarta, Bandung dan Surabaya
18. Tahun 1986 mengadakan pameran tunggal di Taman Ismail Marzuki, Jakarta dan pameran berlima (dengan Nashar, Kartika, M. Sulebar D dan Nunung WS) di Pasar Seni Jaya Ancol, Jakarta
19. Tahun 1987 mengadakan pameran tunggal pada ulang tahun ke-80 sekaligus merupakan peresmian gedung pameran senirupa Depdikbud di Jakarta.
20. September 1984 mewakili Indonesia untuk mengadakan pameran tunggal di Houston, Texas dalam rangka Festival Seni dan Kerajinan Tangan Indonesia di kota Houston, Texas (1984).
21. Untuk pertama kalinya mengadakan Pameran Bersama Tiga Pelukis Besar: S. Soedjojono, Affandi dan R. Basuki Abdullah RA, bertempat di Gallery Pasar Seni Jaya Ancol, Jakarta. Pameran bertiga ini diberi nama "Pameran Besar Tiga Warna Seni Lukis Indonesia" (1985).
1. Piagam Anugerah Seni, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1969
2. Doktor Honoris Causa dari University of Singapore, 1974
3. Dag Hammarskjöld, International Peace Prize (Florence, Italia, 1997)
4. Bintang Jasa Utama, tahun 1978
5. Julukan Pelukis Ekspresionis Baru Indonesia oleh Koran International Herald Tribune
6. Gelar Grand Maestro di Florence, Italia
Emosional atau Intuitif
Media
Cat minyak, kanvas
Tehnik
Teknik campuran (mixed technique). Dia membasahi permukaan kanvas dengan minyak cat. Warna-warna cat ditorehkan langsung dari tube ke permukaan kanvas. Affandi juga menggunakan jari dan tangan untuk mengusap dan menggoreskan cat pada kanvas. Percampuran warna juga dilakukan pada permukaan kanvas.
Pelukis II
Nama: Rukmini Yusuf
Tempat tanggal lahir: Yogyakarta 8 Februari 1961
Alamat: Museum Affandi, Jl. Solo 167 Yogyakarta
Alumni: Otodidak (dari ayahnya, Affandi dan pelukis
Barli Sasmitawinata seorang pelukis senior di Bandung)
Pengalaman berpameran
1. Pameran bersama Melukis Model, Galeri Ancol, Jakarta.
2. Pameran bersama Tema Sosial, Galeri Ancol, Jakarta.
3. Pameran seratus pelukis, Gedung Seni Rupa Depdikbud, Jakarta (1992).
4. Pameran tiga pelukis berbakat keturunan, Gedung Kesenian Jakarta.
5. Pameran Nuansa Lima di Executive Club, Hotel Hilton, Jakarta.
6. Pameran bersama Kasih Sayang di Gedung Seni Rupa Depdikbud, Jakarta.
7. Pameran bersama Mega Merambah Cakrawala, Gono Art, Yogyakarta (1994).
8. Pameran Nuansa Lima di Executive Club, Hotel Hilton, Jakarta.
9. Pameran bersama Paguyuban 13, Galeri Ancol, Jakarta.
10. Pameran bersama Sketsa Seniman Indonesia dan Malaysia.
11. Pamersan bersama di Gedung BPPT, Jakarta.
12. Pameran bersama di Galeri Topas Hotel Bandung.
13. Pameran bersama Konferensi Pariwisata Budaya, Yogyakarta (1995).
14. Pameran Seni Budaya Indonesia di Shinjuku, Jepang.
15. Pameran Pesona Indonesia, Maybank Kualalumpur, Malaysia.
16. Pameran "Le France dalam Wanita", Hotel Shangri-la, Jakarta.
17. Pameran bersama pelukis Bandung di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta.
18. Pameran bersama keluarga Affandi di hotel Regent, Jakarta (1996).
19. Pameran bersama Ikatan Pelukis Wanita Indonesia (IPWI), Hotel Indonesia, Jakarta.
20. Pameran Refleksi Warna, Hotel Shangri-la, Jakarta.
21. Pameran bersama IPWI, Jakarta.
Penghargaan yang pernah diterima
-
Titik tolak penciptaan karya
Emosional atau Intuitif
Untuk melanjutkan program pemerintah dalam menjalankan pameran seni rupa.
Media
Cat minyak, kanvas, cat arcklik.
Tehnik
Teknik campuran (mixed technique). Dia membasahi permukaan kanvas dengan minyak cat. Warna-warna cat ditorehkan langsung dari tube ke permukaan kanvas. Affandi juga menggunakan jari dan tangan untuk mengusap dan menggoreskan cat pada kanvas. Percampuran warna juga dilakukan pada permukaan kanvas.
PELUKIS III
Nama :
o H. Totok Sudarto
o Sujadiono
o Joko Pekik
Alamat :
· Perumahan Buana Janti Asri Banguntapang
· Jln. Wonosari
· Gunung Sempu Kasihan Bantul
Alumni :
o Akademik :
Ø AURI
Ø AURI
Ø ASRI (Akademik Seni Rupa)
o Otodidak : belajar dari Pak Joko Pekik dan Para seniman.
Pengalaman berpameran :
Tunggal
Bersama
Rangka : Atas kemauan sendiri
Titik tolak penciptaan karya : Karena memang seniman dan bergerak dibidang seni.
Media : Kanvas
Palet
Minyak dan cat minyak
Cat Akrilik
Kuas
Teknik : Abstrak
Universal
Opini diri sendiri : Ojo dumeh cermin dari hasil karya wayang sangat mencerminkan.
Opini
Kesimpulan
Dengan menunjungi pameran, dan membuat laporannya, kami mendapat informasi-informasi yang tidak pernah kami dapat sebelumnya. Kesempatan ini pun dapat kami manfaatkan sebagai proses pembelajaran dan pengalaman yang berharga. Kami dapat lebih mengenal seniman-seniman dan menambah pengetahuan kami tentang dunia seni.
Kesan dan pesan
Kesan di Museum Afandi:
Tidak seperti lukisan-lukisannya yang kami lihat di buku, atau internet, dengan melihat lukisannya secara langsung, terlihat bahwa goresan-goresan lukisannya nampak menonjol dari permukaan kanvas. Lukisan afandi agak berbeda dengan lukisan rukmini yang sedikit berwarna lebih cerah. Dari setiap lukisan mereka pun selalu ada pesan yang kami tangkap.
Kesan di Taman Budaya:
Lukisan-lukisannya sangat kental akan budaya Indonesia dan dapat menjadi inspirasi bagi yang melihatnya. Setiap individu mempunyai ciri khas masing-masing tapi tetap mengutamakan ekspresi jiwanya dan suatu keindahan dalam karya tersebut.
Sangat menarik perhatian bagi yang pertama melihatnya. Seni itu tak membatasi seseorang untuk berkarya, terbukti dengan adanya lukisan yang kurang sopan. Tapi tetap terlihat bagus.
Lebih banyak lukisan yang melukis orang atau manusia.
Pesan
Mungkin untuk penjaga pamerannya, usahakan dicarikan katalog sisa atau paling tidak informasi tentang pelukis untuk memenuhi tugas yang harus kami kerjakan. Karena hal itu sangat membantu kami.
Manfaat
Dengan menghadiri pameran tersebut, kami mendapatkan pengalaman yang berharga. Dapat mengetahui sosok seorang pelukis. Lukisannya khas, berbeda dengan yang lain. Hal ini menambah pandangan kami tentang seni melukis.
Di samping itu, pameran seni rupa menjadi tempat rekreasi untuk sekedar melepaskan penat otak. Karena kami rasa, setelah melihat lukisan-lukisan itu, rasa penat kami sudah tersalurkan secara tidak langsung.
Lampiran




Tidak ada komentar:
Posting Komentar